Sunday, 31 March 2019

Resensi Buku : Kun Anta


Judul Buku      : Kun Anta
Penulis             : @negeriakhirat
Penerbit           : Wahyu Qolbu
Tahun Terbit    : 2016
Tebal               : 225 halaman


Inilah kisah-kisah nyata para perempuan yang telah membuktikan bahwa
cantik itu bukan dari lahiriah semata. Cantik yang sesungguhnya adalah
menjadi diri sendiri, percaya diri, & mensyukuri pemberian Ilahi. Itulah cantik dari hari cerminan MUSLIMAH SEJATI
Paras rupawan, rambut panjang, badan tinggi semampai, kulit putih bersih, langsing, bulu mata lentik serta bibir merona. Apakah itu definisi cantik menurutmu? Siapa yang tidak mau jadi cantik sempurna seperti itu? Tapi tahukah kamu bahwa definisi cantik bagi seorang muslimah bukanlah yang seperti itu? Cantik bagi seorang muslimah, bukan hanya cantik secara fisik, namun kecantikan akhlak dan hati lah yang paling utama.

“Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat bentuk tubuhmu dan tidak pula melihat rupamu, tetapi Allah melihat hatimu.” (HR. Muslim)

Di bab awal buku ini, kita sudah disuguhi  pertanyaan “Who is muslimah?”. Bagi saya seorang laki-laki, Dalam bab ini membahas bagaimana menjadi seorang muslimah sejati, arti cantik menurut Islam, kisah-kisah dari Ghumaisha’ binti Mahlan, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah binti Muzahim. Tentu ini menjadi bekal yang baik bagi para pembaca untuk bisa memaknai arti cantik itu secara benar dan tidak setengah-setengah.

Pada bab lain ada pembahasan mengenai  amalan-amalan yang dapat memancarkan kecantikan seorang muslimah dan amalan saat sedang haid. Ada pembahasan mengenai shalat, mulai dari shalat wajib sampai shalat sunah, ada juga pembahasan tentang puasa, membaca Al-Qur’an, menjaga lisan, cara menjaga kehormatan seorang muslimah, berbusana sesuai ajaran Islam, bahkan hukum menggunakan cadar pun dibahas di buku ini. Bahkan salah satu quotes yang terdapat dalam buku ini membuat saya lebih bersemangat dalam membaca buku ini, berikut quotes yang saya maksud,

“Kebanyakan wanita meletakkan tangan di mulutnya ketika ia sedang menangis dan lelaki meletakkan tangannya di matanya ketika ia sedang menangis, seolah-olah mereka mengetahui dari mana banyak terhasilnya dosa.” (Dr. Khalid Abd. Aziz Muhammad Al Jubair)

Tidak hanya itu, Pembaca juga disuguhi pengalaman berhijrah dari teman-teman, proses bagaimana mereka memaknai arti cantik yang sebenarnya, jadi kayak sharing gitu. Nah, kisah hijrah mereka ditulis selang-seling dari materi utamanya. Di buku ini juga banyak diselipin quotes yang sangat menginspirasi. Banyak banget, tiap bab pasti ada.

Share:

0 komentar:

Post a comment

Copyright © Young Inspirer | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com