Thursday, 27 September 2018

Manifestasi Mimpi Pertiwi?


Deru liar angin semilir, berdendang riang bagai si pandir
Bedaya berlenggok hulu ke hilir, panggung pentas bagai bersyair
Hingga malam habis gelapnya, hingga budaya hilang bayangnya
Panggung sandiwara bak pekat jelaga, rumah singgah bagai kelam tembaga

Aku masih dalam tapa memendam rasa
Aku geram terus memendam ribuan tanya
Kepada sebuah mulut kepada sepasang bibir
Kepada sepotong lidah yang kerap mencibir

Hempas rampas sekak retak sastra pertiwi
Jerit marit darah marah rindu berkarya
Rudal membrutal menggumpal mengepal pejuang budaya baca
Petatah petuah perlahan kehilangan esensi edukasi

Ajaran moral klasik krisis apresiasi!
Masihkah kau terhanyut dalam buai ilusi?
Masihkah kau termenung saat budaya literasi punah diatas menghamba?
Masihkah kau terdiam saat segala budaya literasi binasa diatas ditinda?

Sungguh, ini hanya persoalan praktis
Budaya bangsa berbasis materialistis tetap eksis
Budaya bangsa berbasis edukasi mulai meringis
Jiwa muda terhanyut jahanam picik yang telah nampak tertulis

https://steller.co


Kau menutup mata tak ingin buta
Kau bungkam tak ingin terbungkam
Kau menunduk tak ingin membusuk
Kau hanya berserah seolah pasrah

Wahai jiwa sadarlah...
Bagaimana jika samar adalah jelas yang menyamar?
Bagaimana jika salah adalah benar yang meyalah?
Bagaimana jika tanya adalah jawab yang menanya?
Sungguh, kau bukan tunas yang mudah goyah dan lemah
Kau bukan jiwa yang sekali tekak akan rebah
Kau sanggup berdiri sigap merentak, walau beban mencekung pundak

Wahai jiwa,
Kumohon jangan menanti penghabisan mencekik!
Karena penghuni ibu pertiwi tak henti bertempik
Berhentilah merangkaki dinding buta
Karena tak satu pun pintu terbuka
Kecuali dengan membaca...

Aku merindukanmu, melukismu dalam mimpiku
Aku mengharapkanmu, menulismu dalam citaku
Aku berjuang mewujudkanmu, wahai engkau bineka bangsaku
Aku selalu menghadirkanmu dalam doaku, wahai engkau gemilang bangsaku

Share:

0 komentar:

Post a comment

Copyright © Young Inspirer | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com