Saturday, 19 May 2018

Prinsip

Prinsip? Bagimana menurutmu?

Omong kosong? Atau justru menjadi motivasi?

Tentang prinsip, beberapa temanku memiliki prinsip yang rasanya patut untuk kita renungkan. 

Allah burdens no soul beyond what it can bare
Do the best, and let Allah do the rest
Bisa jadi contoh tentang penghambaan kepada Allah.


Tandang ke gelanggang walau seorang
Sekali layar terkembang pantang mundur ke belakang
 Bisa jadi contoh tentang keberanian.
Jomblo fii sabilillah
Yang terjaga hanya untuk yang menjaga
Bisa jadi contoh tentang penjagaan diri.


Setia? Kenapa tidak?
Sumber: Potongan koran Minggu pagi 
Satu kata, satu makna. 
Prinsip, secara sederhana bisa diartikan sebagai suatu nilai yang dijadikan pedoman oleh seseorang dalam melakukan sesuatu. Pertanyaannya adalah sudahkah dirimu memiliki prinsip? Begitu banyak yang memiliki asa tinggi, tapi begitu banyak pula yang harapnya patah dan terhempas dari langit tertinggi.

Mereka yang menginspirasi, selalu mempunyai prinsip sekokoh karang yang bersemayam di dalam hati. Tengoklah mereka yang tidak berprinsip, dapat kita temukan mereka seperti daun yang terjatuh di aliran sungai. Setelah memiliki prinsip pun bukan berarti kehidupan menjadi mudah, justru setelah memiliki prinsip lah kehidupan akan mengirimkan jutaan badai untuk menguji prinsipmu. Mungkin itulah mengapa mudah kita temukan yang tidak berprinsip. 
Berprinsip itu konsekuensinya berat!
Akhirnya, seberapa pun indahnya prinsip yang engkau miliki semua takkan berarti, kecuali engkau siap membuktikannya. Para pemilik prinsip memang bukan untuk kebanyakan manusia, hanya para pemberani lah yang pantas memilikinya.

Jadi, sudah siapkah dengan segala konsekuensi dari prinsipmu?


MNA
Share:
Lokasi: Bogor, Kp. Parung Jambu, Bogor City, West Java, Indonesia academics blog
academics blog

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Young Inspirer | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com