Tuesday, 6 March 2018

5 Hakikat Manusia Hidup Di Dunia

Hi Inspirers! Kali ini aku mau membagikan opiniku tentang hakikat manusia hidup di dunia. Kita pasti pernah berpikir untuk apa kita hidup di dunia, tujuan kita hidup di dunia, dan hal apa yang semestinya kita lakukan di dunia. Nah, ini ada beberapa pandanganku mengenai hakikat manusia.

Image result for hakikat manusia
http://4.bp.blogspot.com/

1. Menjadi Lebih Baik dari Malaikat
Manusia diciptakan oleh Allah sejatinya untuk terus beribadah kepada Allah. Menjalani segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena Allah lah yang telah menciptakan kita, termasuk alam semesta ini. Jadi sebagai hamba Allah, kita harus bersyukur dan berterimakasih kepada Allah dengan cara menjadi hamba yang taat kepada-Nya. Tahukah kalian bahwa kita diciptakan Allah sebagai makhluk yang spesial? Kenapa disebut makhluk yang spesial? Karena kita diberikan akal dan kehendak bebas. Malaikat memang makhluk yang sangat taat kepada Allah, tetapi malaikat tidak mempunyai kehendak bebas. Maka dari itu, kita bisa saja menjadi lebih baik dari malaikat jika kita taat kepada Allah. Karena kita diberikan kehendak bebas, yang dimana kita bisa saja untuk taat dan bisa saja untuk tidak taat. Disitulah letak ujian hidup ini. Jika kita taat kepada Allah, maka Surga adalah ganjarannya. Namun, jika kita tidak taat kepada Allah, maka Neraka yang kita dapatkan. Itu semua merupakan kehendak bebas yang dapat dipilih oleh kita sebagai manusia. Seperti yang tertulis dalam Al-Qur’an sebagai berikut :
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus …,” (QS:98:5).

2. Sebagai Makhluk Sosial
Selain itu, manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Yang dimana itu mengharuskan kita untuk menjalin hubungan baik dengan sesama makhluk. Saling tolong-menolong dalam kebaikan, menjalin silaturahim, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Maka teruslah kita berbuat baik di dunia ini dan selalu menebarkan manfaat kapan pun dan dimana pun kita berada. Seperti yang tertulis dalam Al-Qur’an sebagai berikut :
“Hai manusia sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu disisi Allah adalah yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS: Al Hujurat :13).

3. Menjadi Pemimpin di Muka Bumi
Menjadi Khalifah atau pemimpin di muka  bumi juga merupakan hakikat manusia. Ketika kita menjadi seorang pemimpin, kita semakin mudah untuk terus berbuat baik dan menebarkan manfaat seluas mungkin. Karena manusia diciptakan di muka bumi selain untuk terus beribadah kepada Allah, kita juga diwajibkan untuk menebarkan dakwah.
 “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS. Al-Imran : 110)

4. Terus Belajar dan Berkembang
Selanjutnya adalah manusia diciptakan untuk terus belajar dan belajar. Manusia diwajibkan untuk terus menuntut ilmu. Karena tanpa ilmu, kita tidak bisa untuk bermanfaat kepada orang lain dengan karya kita, tanpa ilmu kita tidak bisa menyebarkan dakwah. Kenapa tidak bisa menyebarkan dakwah? Karena ketika kita mempunyai ilmu yang tinggi, orang-orang akan segan dan percaya ketika kita bicara. Bandingkan dengan orang yang bicara tanpa ilmu, orang pasti akan menganggap sebelah mata. Maka dari itu selama hidup, kita harus terus belajar. Sebagaimana disebutkan dalam surat Al hud berikut ini
“Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat, kemudian rahmat itu kami cabut dari padanya, pastilah ia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.” (QS: Al Hud:9).
Jika kamu belum mengetahui makna menuntut ilmu, kamu bisa kunjungi artikel ini Hakikat Menuntut Ilmu

5. Makhluk Biologis

Tentu yang satu ini tidak bisa dilewatkan. Manusia diciptakan juga sebagai makhluk biologis karena manusia memiliki raga atau fisik yang dapat melakukan aktifitas fisik, tumbuh, memerlukan makanan, berkembang biak dan lain sebagainya sebagaimana ciri-ciri makhluk hidup pada umumnya. Sama seperti makhluk lainnya di bumi seperti hewan dan tumbuhan, hakikat manusia sebagai makhluk biologis dapat berakhir dan mengalami kematian, bedanya manusia memiliki akal dan pikiran serta perbuatannya harus dapat dipertanggungjawabkan kelak di akhirat. 
Share:

1 comment:

Copyright © Young Inspirer | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com