Tuesday, 6 February 2018

Menjadi Kamu

hari ini, aku adalah matamu.
segan dan kaku
merah dan basah.
menangis menyasikan pilu,
pilu yang menjelma biru,
biru-keruh yang tak lantas menjadi abu

aku adalah senyummu hari ini,
sudut bahagia pada sepotong hari.
tak banyak kata,
namun berlaku dalam cinta.
membakar tanya di setiap malam,
hadir dalam mimpi para pejuang.

hari ini, aku adalah jemarimu,
saksi dari setiap tetes semangat.
"lelah", kau kata tak apa
sebab "lillah" hujamnya, katamu

duhai sayang,
hari ini ranum,
merah menyala pada malam dimana aku tertombak.
ya, aku hampir mati,
mati oleh bingar yang tak tampak
oleh tawa yang tak tercermin,
oleh zaman yang menggusur jiwa-jiwa saga

namun, aku adalah jiwamu hari ini
jiwa tertinggi pada harap nenek moyang!
yang bersatu padu,
bersemi haru,
membersamai lingkar tawa yang tersedu

hari ini, biarlah aku menjadi kamu.
sebab setiap mata memandang,
yang ku saksikan adalah ke-ikhlasan
sekujur rasa yang meresap ke dalam jiwa,
adalah gemuruh semangat!

biarlah aku menjadi kamu, hari ini, cukup hari ini.
biarlah..
agak kurasakan,
setiap cinta pada mimpi-mimpi para pejuang


Share:

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Young Inspirer | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com