Thursday, 25 January 2018

Fenomena Kids Zaman Now

Belakangan ini, kalimat kids zaman now sering kali kita dengar dan menjadi trend di kalangan remaja. Sebenarnya, apasih kids zaman now itu?

Kids zaman now merupakan anak-anak atau remaja yang sering melakukan kenakalan-kenakalan atau berkelakuan yang tidak sesuai umurnya. anak-anak itu selalu melakukan hal yang berlebihan yang di share ke media sosial.

Pada zaman yang modern ini, teknologi, peradaban dan perilaku manusia sangat bergantung pada gadget. Para generasi milenial yang sangat bergantung pada gadget memunculkan  perilaku-perilaku kids zaman now ini.

Apa aja sih fenomena-fenomena kids zaman now?

1.        Pacaran yang terlalu dini dan berlebihan

Pada zaman milenial ini, sering kali kita melihat anak SD saja sudah pacaran dan pacarannya pun berlebihan, seperti layaknya orang dewasa saja. Kenapa fenomena ini bisa terjadi? Mungkin salah satu faktornya adalah kurangnya perhatian dan pengawasan dari orang tua. Anak-anak yang seharusnya masih didampingi ketika menonton televisi, bermain gadget, dan lain-lain, kini seperti telah terlalaikan dengan begitu saja. Tontonan televisi yang rata-rata menampilkan sinetron-sinetron yang tidak mendidik anak seperti adegan pacaran, merokok, dan lain sebagainya. Hal ini yang memicu fenomena-fenomena kids zaman now tersebut. Mereka menganggap bahwa pacaran itu keren dan kalau tidak pacaran akan ketinggalan zaman, Mindset tersebutlah yang membuat fenomena kids zaman now ini semakin merebak belakangan ini.

                                         Sumber  : https://khsblogdotnet.files.wordpress.com

2.       Merokok dan minum-minum dianggap keren!

Merokok sejak dini sudah dianggap keren menurut kids zaman now ini. Bayangkan saja anak SD, SMP sudah mulai merokok, minum-minum layaknya orang dewasa. Hal ini muncul karena lingkungan, baik dari lingkungan sekitar rumah ataupun di lingkungan keluarganya yang kurang memberikan perhatian kepada anak-anaknya. Dan lagi-lagi trend atau pandangan bahwa jika merokok itu keren sudah merebak dikalangan anak-anak. Bagi mereka, jika tidak merokok atau minum-minum itu tidak keren. Oleh karena itu, memberikan contoh-contoh positif kepada anak sejak dini sangatlah diperlukan agar anak tidak terjadi fenomena kids zaman now ini.


3.       Perilaku hedonisme sejak dini

Hedonisme menurut KBBI adalah pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup. Entah mengapa perilaku hedonisme ini muncul sejak dini. Mungkin karena tontonan mereka yang memicu perilaku hedonisme sejak dini. Semakin mudahnya mengakses sesuatu lewat gadget, semakin mudahnya informasi yang didapat. Kita harus menyaring informasi positif atau negatif terhadap mudahnya akses internet tersebut. Sehingga perilaku hedonisme ini dapat dikurangi.

Sumber : pinterest

Sumber : memecomic



4.      Serba Gadget!

Yang membedakan anak zaman dulu dengan kids zaman now adalah gadget! Zaman dulu ketika kita masih SD, sering kali kita bermain kelereng, petak umpet, bermain layang-layang bersama teman-teman. Namun, kids zaman now lebih sering bermain dengan gadgetnya. Sejak SD, para orang tua sudah mempercayai anak untuk memegang gadget. Tetapi, apakah orang tua mengawasi secara penuh ketika anak sedang bermain gadget? Sayangnya tidak setiap orang tua mengawasi anaknya ketika bermain gadget. Padahal mudahnya akses internet melalui gadget dapat menimbulkan informasi-informasi yang seharusnya tidak boleh diakses oleh anak-anak. Pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak dapat membantu anak dalam memperoleh informasi-informasi yang positif.


Sumber : Pinterest


5.       Berantem Ala Kids Zaman Now

Berantemnya kids zaman now ini merupakan hal yang unik. Mereka berantem untuk hal yang sepele. Karena tidak di like postingannya di FB, di unfoll di twitter dan ig, tidak men-tag  foto dia dan lain sebagainya. Namun, yang patut disayangkan adalah mereka berantem menggunakan bahasa yang tidak sepatutnya diucapkan. Hal itu memperlihatkan moral dari kids zaman now yang sudah termakan oleh era modernisasi ini.




Namun tidak selamanya kids zaman now ini buruk. Kids Zaman now tidak mengajarkan hal buruk, tetapi fenomena didalamnya lah yang memperburuk citra Kids zaman now tersebut. Kids zaman now bisa saja berisi tentang tren mendapatkan beasiswa, tren memenangkan kejuaraan akademik, tren prestasi olahraga, dan lain-lain. Sehingga fenomenanya lah yang perlu dipositifkan agar kesan Kids zaman now bukan seolah lucu tapi menjerumuskan secara perlahan.

Share:

1 comment:

Copyright © Young Inspirer | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com