Friday, 26 January 2018

Berharaplah Hanya Kepada Allah!


Manusia adalah makhluk sosial yang saling ketergantungan satu sama lain. Tidak ada manusia yang dapat hidup seorang diri, sebab memang naluriahnya seorang manusia untuk dibantu sesamanya. Seorang yang individualis sekalipun tidak dapat benar-benar hidup sendiri. Meskipun menurutnya banyak hal yang dapat ia lakukan sendiri, ia tetaplah manusia yang memerlukan bantuan orang lain. Contoh sederhananya adalah sekolah. Di sekolah, seorang murid memerlukan guru untuk mengajar dan memerlukan teman untuk kegiatan kerja kelompok dan berdiskusi.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa ketergantungan satu sama lain menjadi identitasnya seorang manusia. Namun, hal itu tetap harus disikapi dengan wajar. Ketergantungan yang berlebihan pada orang lain dapat menimbulkan kekecewaan yang berlebihan pula. Ketergantungan tersebut dapat menimbulkan harapan-harapan yang tidak memiliki kepastian. 
Kita semua harus sadar, se-hebat apapun seseorang dihadapan kita, dia tetaplah manusia. Ingat quotes yang sering kali di ulang oleh para motivator? NO BODY’S PERFECT! Memang begitulah adanya, tiada manusia yang sempurna di dunia ini. Manusia terlahir dengan berbagai kekurangan dan kelebihan. Ketika kita sudah menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, kita harus menyiapkan ruang kecewa pada hati kita. Ada seseorang yang pernah berujar, “Hati yang lembut, jangan dibiarkan penuh oleh kekaguman antar sesama saja. Kita harus memberi sedikit ruang pada hati untuk mengisi kekecewaan pada orang lain. Sebab jika ia hanya penuh dengan kekaguman saja, jika suatu saat kecewa datang, dia tak akan kuat.” Jadi, menyiapkan ruang kecewa pada orang lain itu penting. Berharap kepada manusia memang mengecewakan!



Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang, maka Allah akan timpakan kepadamu pedihnya pengharapan. Supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap kepada selain Dia, maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut, agar kamu kembali berharap kepadanya. (Imam Syafi'i)

(sumber: zonabombong.wordpress.com)

“Berharap kepada manusia, adalah kekecewaan yang tertunda.”

Sebenarnya kecewa itu wajar, apalagi dengan manusia. Tapi tetap, menyikapinya haruslah sewajar mungkin. Yang tidak akan mengecewakan hanya Dia yang satu, Allah.

Firman Allah:

وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ

Arti: dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. (Al-insyirah:8)

            Allahlah pemilik bumi, langit, beserta isinya. Ketika ada seorang manusia yang kecewa pada Allah, bukan Allah yang mengecewakan dia, sebab kurangnya syukur yang menjadikan seseorang berprasangka buruk terhadap Allah. Ambil saja sebuah contoh, Ketika ada seseorang yang merasa hidupnya sangat berat, ia menyalahkan Allah. Padahal, jelas-jelas Allah hanya akan menguji seorang hamba hingga pada batas kemampuannya. Lalu ketika ia melihat orang lain tidak ditimpa musibah yang ia derita, ia merasa Allah tidak adil. Padahal, ia hanya melihat yang dzahir dari orang lain tersebut. Bisa jadi, masalah orang lain lebih berat dari kita. Tapi mereka tetap bersyukur dan sabar, itulah yang menyebabkan senyum mereka tetap asik bertengger pada wajahnya.



            Janji Allah tidak mungkin mengecewakan. Allah adalah sebaik-baik zat yang menyayangi hambanya. Ketika ada seseorang yang berdo'a dan memohon pada Allah, Allah pasti mengabulkannya. 
3 Cara Allah mengabulkan do'a seorang hamba:
1. Allah mengabulkan langsung
2. Allah menunda untuk mengabulkan do'a tersebut
3. Allah ganti dengan yang lebih baik


وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. 
(Al-baqarah: 186)



            Berharap kepada Allah tidak mungkin mengecewakan. Masih mau berharap kepada selain Allah?
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Young Inspirer | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com